Gugus 1 Taman Kanak-kanak (TK) Kecamatan Bluto menggelar pertemuan rutin yang berlangsung di Auditorium Ar Rochmah, Senin (5/1/2026). Kegiatan ini dilaksanakan dengan TK Nasyrul Ulum sebagai tuan rumah dan dihadiri oleh seluruh anggota Gugus 1 TK Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep.
Pertemuan tersebut menghadirkan Ketua HIMPSI Cabang Sumenep, Dr. Zamzami Sabiq Hamid, M.Psi. sebagai narasumber utama. Ia menyampaikan materi bertajuk Strategi Membangun Komunikasi Efektif Guru dan Murid melalui Pendekatan Psikologi Positif yang dirancang khusus untuk pendidik anak usia dini.
Dalam paparannya, Dr. Zamzami menegaskan bahwa kualitas komunikasi guru memiliki dampak jangka panjang terhadap perkembangan psikologis anak.
“Anak TK mungkin akan lupa materi pelajaran yang diajarkan hari ini, tetapi mereka tidak akan lupa bagaimana guru berbicara kepada mereka dan bagaimana guru membuat mereka merasa berharga,” ujar Dr. Zamzami.
Ia menjelaskan, di usia anak-anak, kata-kata guru dapat menjadi suara hati yang terbawa hingga masa depan. Oleh karena itu, guru perlu menyadari emosi diri sebelum berkomunikasi dengan murid.
“Ketika guru berada dalam kondisi stres atau lelah, hal itu sangat mudah tercermin dalam cara berkomunikasi. Padahal, komunikasi yang kurang tepat bisa membuat anak merasa tidak mampu, takut mencoba, bahkan menutup diri,” jelasnya.
Lebih lanjut, Dr. Zamzami memaparkan bahwa pendekatan psikologi positif mengajak guru untuk memilih kata yang membangun, bukan bereaksi secara spontan.
“Pesan yang sama bisa disampaikan dengan dampak yang berbeda. Kalimat yang lembut, jelas, dan penuh empati akan membuat anak lebih tenang, merasa dipahami, dan lebih mudah diarahkan,” tambahnya..
Sementara itu, Kepala TK Nasyrul Ulum selaku tuan rumah, Ibu Linda Waningsih, S.PdI. menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Kami merasa terhormat menjadi tuan rumah pertemuan Gugus 1 TK Kecamatan Bluto. Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi guru-guru TK. Selain sebagai sarana silaturrahim dan sinergi antar lembaga kegiatan ini juga memperkuat pemahaman tentang pentingnya komunikasi yang positif dan ramah anak,” ujarnya.
Ibu Linda juga berharap materi yang disampaikan dapat diimplementasikan langsung di lingkungan sekolah masing-masing.
“Apa yang disampaikan oleh narasumber sangat relevan dengan kondisi di kelas. Semoga para guru bisa menerapkannya sehingga tercipta suasana belajar yang lebih nyaman, aman, dan menyenangkan bagi anak-anak,” imbuhnya.
Kegiatan pertemuan Gugus 1 TK Bluto berlangsung dengan penuh antusias. Para peserta tampak aktif menyimak materi, berdiskusi, serta berbagi pengalaman terkait tantangan komunikasi dengan murid di kelas. Melalui kegiatan ini, diharapkan kompetensi guru TK di Kecamatan Bluto semakin meningkat, khususnya dalam membangun komunikasi yang empatik dan mendukung tumbuh kembang anak usia dini secara optimal.

